AJI Yogyakarta
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
    • Pengurus
  • Berita
    • Pers Rilis
    • Foto
    • Video
  • Program
  • Data
    • Undang-undang
    • Kode Etik
  • Agenda
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
    • Pengurus
  • Berita
    • Pers Rilis
    • Foto
    • Video
  • Program
  • Data
    • Undang-undang
    • Kode Etik
  • Agenda
No Result
View All Result
AJI Yogyakarta
No Result
View All Result

Nakhoda Baru AJI Yogyakarta 2023–2026 Telah Terpilih

22 Januari 2023
2 min read
Kiri ke kanan: Ahmad Mustaqim, Lugas Subarkah, Januardi Husin, dan Shinta Maharani berpose usai pemilihan ketua dan sekretaris AJI Yogyakarta, Ahad (21/1).

Pasangan Januardi Husin dan Lugas Subarkah ditetapkan sebagai ketua dan sekretaris AJI Yogyakarta periode 2023–2026 dalam Konferensi Kota (konferta) AJI Yogyakarta, Ahad kemarin (21/1). Pasangan anyar ini menggantikan tampuk kepengurusan pasangan Shinta Maharani (Majalah Tempo) dan Ahmad Mustaqim (Medcom.id). 

“Terima kasih kepada kawan-kawan yang mempercayakan tugas kepada saya dan Lugas untuk menahkodai AJI Yogyakarta tiga tahun ke depan,” kata Januardi.

Januardi, yang acap disapa Juju, mengatakan bahwa ke depan banyak tantangan yang harus dijawab oleh para jurnalis di Yogyakarta. Salah satunya adalah tahun politik, yang rentan menimbulkan masalah-masalah pada kebebasan pers. 

“Ada potensi politik identitas yang bisa menggerus demokrasi dan mengancam kelompok minoritas,” kata dia. Hal ini selaras dengan tema Konferta AJI Yogyakarta kali ini, “Merehabilitasi Jurnalisme di Tahun Politik”. Sementara, Lugas juga mengatakan bahwa AJI mesti semakin gencar memperjuangkan kebebasan pers, keberagaman, dan kesejahteraan jurnalis di Yogyakarta. 

RELATED

Melawan “Triple Burden”, Menggagas Ruang Kerja Adil bagi Perempuan Pekerja Media

6 April 2026

“Solidaritas Bukan Kriminalitas”: Tapol Soloraya Gugat Matinya Nurani dalam Sidang Pleidoi

6 April 2026

Selain itu, pasangan Juju-Lugas ini juga mengajak para jurnalis di Yogyakarta untuk memperkuat solidaritas dalam memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme jurnalis dan memperkuat sendi-sendi demokrasi.“Tetap independen dan kritis pada pemerintah,” timpal Lugas. 

Dalam resolusi organisasi, AJI Yogyakarta juga menyepakati tiga hal, yakni kebebasan pers, kesejahteraan, dan profesionalisme pekerja media. Resolusi itu akan diejawantahkan dengan program-program yang dicanangkan AJI ke depan. 

Juju saat ini menjadi editor di JPNN.com. Karier jurnalisme Juju diawali di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Arena, UIN Sunan Kalijaga. Usai itu, ia sempat bekerja di Harian Jogja (2014–2015), Kabarkota.com (2015–2017), serta Law-justice.co (2017–2018). 

Karier pria asal Kalimantan ini di AJI bermula pada 2018 lalu, saat ia bergabung di divisi advokasi AJI Jakarta. Ia lantas pindah ke Yogyakarta sejak 2022 lalu. Usai itu, Juju menjadi anggota divisi advokasi AJI Yogyakarta. 


Sementara, Lugas pernah pula mengenyam pengalaman berorganisasi di LPM Arena. Lalu melanjutkan kerja-kerja jurnalistik di Harian Jogja sejak 2019. Kariernya di AJI dimulai sejak 2021 lalu. Sama dengan Juju, Lugas juga sebelumnya bergabung di divisi advokasi AJI Yogyakarta.

AJI Yogyakarta

© 2020 make with <3 by #AJIYogyakarta.

Mercusuar

  • Profil
  • Berita
  • Program
  • Data
  • Agenda

Lebih banyak

No Result
View All Result
  • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
    • Pengurus
  • Berita
    • Pers Rilis
    • Foto
    • Video
  • Program
  • Data
    • Undang-undang
    • Kode Etik
  • Agenda